PENGUKUHAN PENGURUS PPSTB DPC WALANTAKA BERLANGSUNG KHIDMAT, PERKUAT SOLIDARITAS DAN PELESTARIAN BUDAYA BANTEN
Kota serang, suarapandu.com – Persatuan Pencak Silat Terumbu Banten (PPSTB) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Walantaka resmi mengukuhkan kepengurusan baru dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Lingkungan Lipatik, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Sabtu (4/7/2026) malam.
Kegiatan yang mengusung tema “Menjaga Tradisi, Mempererat Solidaritas, dan Merajut Kebersamaan” tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan antaranggota sekaligus meneguhkan komitmen dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Pencak Silat Terumbu Banten sebagai warisan budaya daerah.
Acara dihadiri jajaran pengurus PPSTB tingkat DPC, DPD, DPP dan DPW, Guru Besar dan Dewan Guru, para Ketua Padepokan, unsur pemerintah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan yang memberikan dukungan terhadap eksistensi Pencak Silat Terumbu Banten.
Sebanyak 16 padepokan yang tergabung dalam PPSTB DPC Walantaka turut dikukuhkan, yakni Padepokan Sebelah Bungur, Pager Banten Tunas Jaya, Garda Banten, Satria Cahaya Mustika, Satria Jalak Putih, Cahaya Muda, Garuda Putih, Macan Liar, Macan Putih, Qi Terumbu, Kalong Liar, Kumbang Setaman, Tunggal Kusuma, Cakra Buana, Maung Laksana Jagat, dan Belut Putih.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan tawasul oleh Ustaz Sarbani dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Waseh Ardiyansah. Kegiatan tersebut menjadi doa bersama agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar serta membawa keberkahan bagi organisasi.
Prosesi inti berupa penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengukuhan Pengurus PPSTB DPC Walantaka dipimpin langsung oleh Ketua PPSTB DPD Kota Serang, H. Sahrudin Pengukuhan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi, memperkuat persaudaraan, serta meningkatkan pembinaan terhadap generasi muda melalui seni bela diri dan pelestarian budaya.
Dalam sambutannya, Ketua PPSTB DPC Walantaka, Nahad Suhendi, mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk terus menjaga kekompakan serta menjadikan organisasi sebagai wadah pelestarian budaya.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap PPSTB DPC Walantaka semakin solid dalam menjalankan program organisasi serta menjadi garda terdepan dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya Pencak Silat Terumbu Banten sebagai warisan budaya yang membanggakan,” ujar Nahad Suhendi.
Sementara itu, mewakili unsur pemerintah, Lurah Tegal Sari, Arif Rahman Hakim, S.IP., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan PPSTB memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya, membangun karakter generasi muda, serta mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Arif juga menyampaikan permohonan maaf karena Camat Walantaka belum dapat menghadiri acara lantaran masih dalam perjalanan usai menghadiri agenda di luar daerah.
Ketua PPSTB DPD Kota Serang, H. Sahrudin mengapresiasi kekompakan seluruh jajaran pengurus dan anggota yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia mengaku terharu melihat antusiasme peserta dan kemeriahan acara yang berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan.
“Saya sangat terharu dan bangga melihat kekompakan seluruh keluarga besar PPSTB DPC Walantaka. Semoga pada tahun 2026 ini kita dapat menyelenggarakan Festival Pencak Silat tingkat Kota Serang sebagai ajang mempererat persaudaraan sekaligus melestarikan budaya Banten,” ungkap H. Sahrudin
Ia juga mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk terus menjaga persatuan organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan generasi muda, serta mempertahankan warisan budaya leluhur di tengah pesatnya perkembangan zaman.
“PPSTB bukan hanya organisasi pencak silat, tetapi juga rumah besar pelestarian budaya Banten. Karena itu, mari kita jaga kekompakan, persaudaraan, dan terus membina generasi muda agar mencintai budaya daerahnya sendiri,” tegasnya.
Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Kenda. Suasana semakin semarak saat memasuki sesi Pentas Seni Budaya yang menampilkan berbagai kesenian khas Banten, di antaranya Terbang Gede, atraksi Debus, penampilan Guru Besar dan Dewan Guru, parade para Ketua Padepokan, hingga pertunjukan Silat Baku Kolosal yang mendapat sambutan meriah dan apresiasi dari para tamu undangan.
Melalui pengukuhan ini, PPSTB DPC Walantaka diharapkan mampu menjadi organisasi yang semakin kuat, profesional, dan berperan aktif dalam membina generasi penerus, mempererat persaudaraan antarperguruan, serta menjaga kelestarian seni budaya Pencak Silat Terumbu Banten agar tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang.
(Redaksi suarapandu.com)



Post Comment