Masih Gunakan Seng Spandek, Revitalisasi Atap SDN Kosambi Dalam 01 Tuai Kritik
Kab.Tangerang,Suarapandu.Com-
Revitalisasi SDN Kosambi Dalam 01 Kecamatan Mekar Baru Kabupaten Tangerang menuai sorotan, pasal nya masih menggunakan seng untuk bagian atap, hal tersebut menurut Yudhi dari DPP LSM BIAS Indonesia tidak sesuai dengan himbauan Presiden Republik Indonesia, Rabu (23 September 2026)
Revitalisasi Rehabilitasi SDN Kosambi Dalam 01 bersumber anggaran dari APBN 2026 dengan nilai Rp.648.691.000 (Enam Ratus Empat Puluh Delapan Juta Enam Ratus Sembilan Puluh Satu Ribu Rupiah) di sinyalir terjadi dugaan tidak sesuai RAB
Dalam pandangan nya, Yudhi selaku Pemerhati Pendidikan mengutarakan bahwa sesuai himbauan Presiden dibagian atap tidak lagi menggunakan Seng Spandek atau dengan bahan Fiber Onduline dan untuk semen Wajib dengan merk Conich
“Revitalisasi SDN Kosambi Dalam 01 ini kami duga tidak sesuai RAB, itu atap nya masih pake seng spandek, harusnya dari bahan fiber onduline, merk semen nya wajib Conich, kan sudah viral Presiden melarang menggunakan seng spandek, harga atap dari bahan seng spandek dengan bahan fiber sangat jauh berbeda, lebih mahal fiber agar lebih awet, tidak mudah kropos, dan tidak bising saat terguyur hujan, ini pasti kami akan laporkan ke Kementrian Dikdasmen” tuturnya
Lebih lanjut Yudhi juga mengutarakan sejumlah pelanggaran lain termasuk prihal K3 “Kami perhatikan para pekerja tidak menggunakan APD (alat pelindung diri), ini area wajib K3″pungkasnya
Hingga berita ini terbit, Suherman selaku Kepala Sekolah SDN Kosambi Dalam 01 belum juga berhasil ditemui, dikonfirmasi melalui WhatsApp juga belum merespon, ketidak hadiran Kepala Sekolah disaat jam dinas juga menuai pertanyaan dan menjadi catatan prihal disiplin Kepala Sekolah SDN Kosambi Dalam 01 Kecamatan Mekar Baru, seperti kata pepatah “guru kencing berdiri, murid kencing berlari” Kepala Sekolah adalah Panutan kedisiplinan bagi Para Guru, dan Guru adalah teladan bagi siswa/i.
(Tim)



Post Comment