Dari Universitas Banten Jaya Menuju Universitas Kehidupan

Dari Universitas Banten Jaya Menuju Universitas Kehidupan

Serang,Suarapandu.Com-Kelulusan bukan garis akhir, melainkan awal dari ujian kehidupan yang sesungguhnya. Hal itu menjadi refleksi Idan Wildan, lulusan Fakultas Teknik Universitas Banten Jaya tahun 2026, dalam melangkah dari dunia akademik menuju realitas masyarakat.

Menurut Idan, ijazah bukan jaminan kesuksesan, sementara idealisme tanpa aksi hanya akan menjadi slogan. Ilmu, pengalaman organisasi, dan keberanian berpikir kritis harus dibuktikan melalui tindakan nyata.

“Dari lorong akademik menuju lorong realitas, dari lorong diskusi menuju lorong aksi. Saatnya gagasan dibuktikan, kritik disertai solusi, dan idealisme diwujudkan melalui tanggung jawab,” menjadi semangat yang ia bawa setelah lulus.

Baginya, dunia nyata tidak cukup dihadapi dengan teori. Dibutuhkan integritas, keberanian, kemampuan beradaptasi, serta konsistensi dalam menghadapi tantangan dan memperjuangkan perubahan.

Idan menegaskan, menjadi sarjana bukan sekadar meraih gelar, tetapi memikul tanggung jawab untuk terus belajar dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Wisuda bukan akhir perjuangan. Ijazah adalah bekal, bukan jaminan. Kini saatnya ilmu diuji, idealisme dibuktikan, dan aksi nyata berbicara.”

(Sairi)

Post Comment

You May Have Missed