Etika Pelaksana Proyek Gedung Arsip Kec. Sukamulya Disoal, Herman : Gak Tau, Belum Koordinasi
Kab.Tangeran,Suarapandu.Com-
Proyek Pemeliharaan Gedung Kantor dan Gedung Arsip di Kecamatan Sukamulya yang dilaksanakan PT Dirgham Saefullah Perkasa menuai Sorotan, diduga dikerjakan asal asalan, Selasa (25 Agustus 2026)
Terpantau dan terpotret bagian pekerjaan pondasi yang disinyalir asal asalan seakan akan tidak memiliki barometer ukuran, kedalaman dan lebar pondasi terbilang variatif yang asal asalan, terpantau hanya ada tiga orang pekerja di lokasi dengan kegiatan yang bernilai anggaran Rp. 489.450.000, (empat ratus delapan puluh sembilan juta empat ratus lima puluh ribu rupiah).
Yudhi dari DPP LSM BIAS mengutarakan bahwa sangat naif jika Pelaksanaan Proyek dengan anggaran hampir setengah milyar tersebut hanya dikerjakan tiga orang, terlebih belum berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kecamatan Sukamulya
“Sangat naif proyek dengan nilai hampir setengah milyard cuma tiga orang pekerja yang terpantau dilokasi, etika Pelaksana nya dimana kenapa belum koordinasi dengan pihak pemerintah sudah berkegiatan, tadi saya tanya Herman, dia jawab gak tau karena pihak pelaksana belum koordinasi”tutur Yudhi
Mengutip pernyataan yang dilontarkan Herman selaku pihak Pemerintah Kecamatan Sukamulya kepada Yudhi bahwa sampai dengan hari ini pihak pelaksana belum juga berkoordinasi
“Gau tau, itu proyek DTRB, belum koordinasi, saya udah konfirmasi ke orang Dinas tapi ditunggu belum juga pelaksana nya koordinasi”ucap Herman
Lebih lanjut Yudhi menegaskan “Pihak Pemerintah Kecamatan Wajib tau, gak bisa gak tau, karena ini ada lingkungan Pemerintah Kecamatan Sukamulya, ini udah masuk kategori pelanggaran prosedure, etika pelaksana patut dipersoalkan, pengawasan nya juga minim ini, itu kerja nya kita lihat juga asal asalan”tegas Yudhi
Hingga berita ini terbit, terpantau tiga (3) orang pekerja sedang mengaduk semen tanpa ukuran yang akurat, para pihak mengkhawatirkan proyek Pemeliharaan gedung kecamatan dan gedung arsip tersebut rawan penyimpangan, temuan kejanggalan pada bentuk pondasi menjadi sinyal awal agar kegiatan tersebut benar benar harus di awasi dan untuk segera dievaluasi.
(Tim)



Post Comment