PSK Di Kampung Petung Sentul Keragilan Serang Semakin Menjamur,Diduga Selama Ini Belum Tersentuh APH
Serang, suarapandu.com Maraknya aktivitas prostitusi di kampung petung desa Sentul kecamatan Kragilan Kabupaten Serang, Para pelaku pekerja seks komersial ( PSK) beroperasi bergerombol di sejumlah warung remang remang di sepanjang jalan petung Sentul cimiung tidak jauh dari markas kepolisian resort kabupaten Serang ( polres kabupaten Serang)
Untuk menyamarkan aktivitas ilegal itu, mereka berganti ganti Nama untuk mengelabui pria hidung belang.
Para PSK itu menjajakan diri langsung mangkal di pinggir jalan bisa juga melalui aplikasi MiChat, atau yang dikenal aplikasi ijo. Modusnya pun beragam. Para pelaku sengaja memampang foto-foto wanita cantik dan seksi berbalut filter di profilnya, untuk mencari mangsanya para pria hidung belang.
Mereka pun tak segan-segan langsung menawarkan diri. Mereka diduga diorganisir oleh muncikari atau germo. Selanjutnya para pelaku menunjukkan tempat dan bisa langsung bisa di eksekusi di tempat kontrakan nya.
Para pekerja seks komersial ( PSK) menawarkan tarif yang beragam tergantung kecocokan di antara mereka ada yang memasang tarif Rp.200-300 sekali kencan.
Sebut saja amoy seorang PSK menutur kan
Kepada media suarapandu.com
Kalau kencan di sini sekali pake Rp.200- 300
Beda kalau di bawa keluar bisa 400 ribu sekali kencan.ucapnya Minggu 05/04/2026.
Senada dengan PSK lain nya, murah segitu mah mas, di jamin sampai puas.imbuhnya seraya menarik tangan mengajak kencan.
Sementara itu di tempat terpisah Asnen ketua LSM HPN ( Himpunan pemuda Nasional) Kabupaten Serang, angkat bicara, sangat di sayangkan penyakit masyarakat ini bebas dan aman menjajakan dirinya bahkan tak segan-segan mereka nongkrong di pinggir jalan sambil nyapa dan melambaikan tangan ke pengguna jalan, padahal ini di jalan umum ( jalan provinsi ).
saya minta kepada pihak kepolisian agar lebih profesional lagi dalam melaksanakan razia pekat ke pihak pelaku maksiat, sebenarnya hasil monitoring ibu -ibu atau masyarakat sini sudah resah tutup nya.
Redaksi.


Post Comment