Malam Tujuh Hari Wafatnya Almarhumah Ibu Siti Mahdiah Berlangsung Khidmat, Keluarga Sampaikan Terima Kasih dan Permohonan Maaf

Malam Tujuh Hari Wafatnya Almarhumah Ibu Siti Mahdiah Berlangsung Khidmat, Keluarga Sampaikan Terima Kasih dan Permohonan Maaf

SERANG, Suarpandu.com – Kegiatan tahlil dan doa bersama dalam rangka malam tujuh hari wafatnya Almarhumah Ibu Siti Mahdiah berlangsung khidmat di lingkungan Wot Galih RT 08/RW 21, Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Kamis malam (11/6/2026).

Acara tersebut dihadiri Lurah Kalodran, Asrori, para kerabat, serta keluarga besar Almarhum H. Moh. Zuhri yang berasal dari wilayah setempat maupun luar daerah. Turut hadir tokoh agama, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), pengurus RT/RW, pemuda, dan masyarakat sekitar yang bersama-sama mendoakan almarhumah.

Dalam sambutannya,haji jaja selaku paman almarhumah sekaligus perwakilan keluarga menyampaikan rasa syukur serta terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jamaah tahlil dan tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir serta memanjatkan doa bagi Almarhumah Ibu Siti Mahdiah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Lurah Kalodran, Asrori, beserta jajaran pemerintah kelurahan yang telah berkenan hadir dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh jamaah tahlil, para tokoh masyarakat, serta Bapak Lurah Kalodran yang telah hadir. Kehadiran dan doa yang diberikan menjadi penguat bagi keluarga kami dalam menghadapi musibah ini,” ujar haji jaja

Pada kesempatan tersebut,haji jaja juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tamu undangan apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelayanan yang diberikan keluarga.

“Kami juga memohon maaf apabila dalam penerimaan tamu, penyediaan tempat, maupun jamuan yang kami sajikan masih terdapat kekurangan dan kurang berkenan di hati para hadirin. Semoga segala kebaikan dan doa yang diberikan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, Mutaqin selaku perwakilan dari suami almarhumah turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sejak proses penyelenggaraan jenazah hingga pelaksanaan tahlilan malam ketujuh.

Menurutnya, bantuan dan kepedulian masyarakat menjadi bukti kuatnya nilai kebersamaan dan semangat gotong royong yang masih terjaga di lingkungan masyarakat Wot Galih.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penyelenggaraan jenazah Almarhumah Ibu Siti Mahdiah, mulai dari memandikan, menyalatkan, mengantarkan ke tempat pemakaman, hingga terus mendoakan dan mengikuti kegiatan tahlil. Semoga segala amal kebaikan Bapak dan Ibu semua dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT,” ungkap Mutaqin.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para jamaah yang telah membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an, tahlil, dan doa yang dihadiahkan untuk almarhumah.

“Kami memohon kepada seluruh hadirin untuk terus mendoakan Almarhumah Ibu Siti Mahdiah agar diampuni segala dosa dan kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tuturnya.

Rangkaian tahlil dipimpin oleh Ustaz Nahrawi dari Pelawad, sedangkan pembacaan doa dipimpin oleh Haji Khoirusolihin bersama ustad Umar hutbi

Kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh kekhusyukan. Seluruh hadirin bersama-sama memanjatkan doa agar Almarhumah Ibu Siti Mahdiah memperoleh ampunan, rahmat, serta tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Suasana haru dan kebersamaan menyelimuti seluruh rangkaian acara sebagai bentuk penghormatan serta ungkapan doa dari keluarga, kerabat, dan masyarakat bagi almarhumah yang telah berpulang ke rahmatullah.

(Red)

Post Comment

You May Have Missed